12 Dokter Indonesia Meninggal: 11 Terpapar Corona, 1 Kelelahan Bertugas

Di tengah pandemi virus Corona, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), kembali berduka. Pasalnya, dua anggota yang terkonfirmasi positif COVID-19, meninggal dunia, Selasa (31/3).
Dua dokter yang mengembuskan napas terakhirnya adalah Direktur RSUD Prabumulih, dr H Efrizal Syamsudin, dan Direktur RS Duta Indah Jakarta Utara, dr Ratih Purwarini.
“Sejauh ini laporan yang sampai ke pengurus besar IDI, ada 12 dokter yang meninggal,” tutur Humas PB IDI, Abdul Halik Malik, Rabu (1/4).
“Sebelas di antaranya terpapar virus Corona atau positif COVID-19, satu dokter meninggal karena kelelahan dalam tugas terkait wabah Corona,” sambungnya.
Lebih lanjut Abdul Halik menjelaskan, meski dr Efrizal, meninggal saat statusnya masih pasien dalam pengawasan (PDP), tetapi hasil lab membuktikan almarhum positif terinfeksi Corona.
Sementara dr Ratih, sebelumnya sempat dirawat, tepatnya sejak Sabtu (28/3) lalu.
“dr Efrizal sempat dirawat dengan status PDP, dan sudah sempat di tes swab, tapi meninggal sebelum hasil tesnya keluar. Terakhir info dari IDI wilayah setempat, hasil tes swab-nya positif COVID-19,” jelas Abdul Halik.
“dr Ratih dirawat sejak hari Sabtu (28/3). Mulai demam hari Jumat (20/3), batuk-batuk, diare, dan muntah-muntah pada Senin (23/3), (dan) Kamis (26/3) desaturasi. Pada Sabtu (28/3), intubasi, tapi kesulitan untuk mendapatkan ventilator dan tidak tertolong,” pungkasnya.
Mendengar kabar ini, masyarakat pun mengaku ikut berduka, seperti yang disampaikan melalui media sosial Twitter.
“Ya Allah, baru empat hari lalu berbela sungkawa, sekarang bertambah lagi yang gugur,” tulis @HardimasHP.
Tak sedikit pula yang mendoakan keduanya husnul khatimah.
Putra Erlangga: Semoga husnul khatimah.
Widarko: Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka. Semoga beliau-beliau husnul khotimah. Diampuni dosa-dosanya, ditinggikan derajatnya dan di-tempatkan di surga-Nya. Aamiin.
Kondang Sesanti: Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga husnul khotimah. Aamiin.
Umi Haryani: Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun. Turut berduka cita. Semoga Almarhum dan Almarhumah, husnul Khotimah. Para medis yang masih bertugas mendapat perlindungan dari Allah, dan sehat-sehat selalu. Aamiin.
Sebelumnya, sudah 10 dokter meninggal dunia, di mana 9 orang di antaranya dinyatakan positif Corona:
  1. dr Hadio Ali
  2. dr Djoko Judodjoko
  3. dr Laurentius P
  4. dr Adi Mirsaputra
  5. dr Ucok Martin
  6. dr Bambang Sutrisna
  7. dr Iwan Dwiprahasto
  8. dr Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo
  9. dr Exsenveny Lalopua.
Sementara satu orang lainnya, yakni dr Toni D Silitonga, mengembuskan napas terakhir karena kelelahan dalam bertugas.